Rabu, 24 Mei 2017

▶DEVELOPER TANPA MODAL

Developer tanpa modal



Develover, itulah kesan yang saya tangkap ketika membaca judul di atas, mengundang rasa ingin tahu lebih jauh
Apakah benar menjadi develover itu cukup hanya modal dengkul atau instan?
Berita bagunya ialah menjadi developer property rumah

 selanjutnya hanya disebutkan developer) memang bisa dilakukan dengan modal dengkul atau tanpa modal.

Tanpa modal maksudnya bahwa untuk menjadi developer seseorang bisa memulai tanpa menggunakan uang sendiri.

Statement ini bukan bermaksud menggampangkan profesi developer properti, bahkan sebaliknya menjadi developer properti tidak bisa dijalankan secara serampangan. Karena akibatnya bisa amat panjang jika pengelolaan sebuah proyek properti asal jadi.

Satu hal yang harus dipahami bahwa menjadi developer tanpa modal harus dipahami secara benar dan proporsional karena sebenarnya tidak mungkin bisa menjadi developer tanpa modal (hehehe pusingkan?).



Langkah awal yang dilakukan adalah mengakuisisi lahan untuk dijadikan proyek. Porsi modal untuk mengakuisisi lahan mengambil bagian yang signifikan jika dibandingkan dengan komponen biaya lainnya.

Menurut kebiasaan proyek yang sudah kami jalani porsi untuk harga lahan bisa mencapai 30% dari keseluruhan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Bisa dibayangkan jika kita membeli lahan secara tunai akan membutuhkan modal yang sangat besar.

Jika anda ingin menjadi developer properti tetapi tidak memiliki uang yang cukup untuk membeli tanahnya, maka pada tahap ini anda harus pintar dalam bernegosiasi dengan pemilik lahan agar pemilik lahan bersedia membuat kesepakatan dengan anda.

Tawarkan sesuatu yang sangat menarik untuk pemilik lahan sehingga dia merasa ada keuntungannya untuk dia. Bangun hubungan baik, sehingga dia menganggap anda orang yang akan membantu mereka. Karena pada umumnya menjual lahan yang luas sangat sulit. Ketika anda datang membawa penawaran anda dianggap sebagai dewa penolong bagi mereka.

Membeli lahan tanpa uang, bagi saya pemikiran seperti ini adalah pemikiran yang progresif dan melawan kodrat!, karena sudah menjadi hukum jual beli bahwa jika kita membeli sesuatu sudah pasti dibutuhkan alat tukar berupa uang untuk mengganti barang yang kita peroleh atau kenikmatan yang kita dapatkan jika objek jual beli adalah jasa.

Untungnya property memiliki sifat baik yang memungkinkan kita membeli tanpa uang.

Caranya bisa bermacam-macam diantaranya membeli dengan bayar bertahap seperti dibahas di atas, membeli dengan sistem bagi hasil atau dikenal dengan istilah kerjasama lahan dan membeli dengan mengundang investor. (dan masih banyak metode beli tanpa uang lainnya.)

Jadi untuk menjadi developer properti tanpa modal, prinsipnya sederhana, tanah yang dijadikan proyek properti tidak dibeli, hanya dengan membuat kesepakatan dengan pemilik lahan bahwa tanahnya akan dibayar setelah proyek berjalan.

Pembayaran bisa dengan secara bertahap sesuai dengan unit terjual, bisa juga berahap sesuai dengan waktu tertentu dan strategi bagi unit.

Dalam prinsip kerjasama ini, pemilik lahan tidak diwajibkan mengeluarkan biaya dalam bentuk apapun karena semua biaya ditanggung oleh developer.  Dia hanya menyediakan lahan saja, setelah itu dia menerima pembayaran atas tanahnya sesuai dengan kesepakatan.

Jika owner bersedia dengan sistem pembayaran yang kita tawarkan, deretan langkah-langkah selanjutnya sudah antri menunggu, yakni mengurus perijinan dan legalitas turutannya termasuk membuat perencanaan.

Sekali lagi dibutuhkan biaya untuk mengurus perijinan, dimana biaya-biaya tersebut harus ada pada saat pengajuan perijinan agar bisa diproses di instansi berwenang.

Ya, untuk perijinan kita bisa memakai uang orang lain, apakah dalam wujud uang saudara, uang teman, dana ADB (Ayah dan Bunda), bahkan menggunakan uang investor dengan perjanjian dengan fo
i




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

▶JASA PEMBUATAN GAMBAR ARSITEKTUR

Jasa pembuata Denah Gedung Rumah Apartemen Pabrik Dll